7 Rahasia Tetap Sehat Dan Jauh Dari Penyakit Di Masa Tua

      Sahabat, tips kesehatan. Masa tua merupakan suatu masa yang pasti dialami oleh setiap orang yang diberikan umur yang panjang. Tidak sedikit dari kita yang memaknai masa tua sebagai hal yang sangat menakutkan. Beberapa hal yang menakutkan tersebut seperti mulai mudah sakit-sakitan dan rentan terkena berbagai penyakit berbahaya yang sering dialami saat memasuki usia tua. Semua hal tersebut sebenarnya dapat mudah teratasi, jika kita selalu menerapkan pola hidup sehat yang benar saat menginjak usia tua. Lalu, adakah rahasia tetap sehat dan jauh dari penyakit di masa tua...???
     Jika mau jujur, berbagai penyakit yang diderita di usia tua merupakan akumulasi dari berbagai gaya hidup yang tidak sehat yang dilakukan saat masih muda. Jadi dapat disimpulkan bahwa kita harus menerapkan gaya hidup sehat meskipun usia kita masih muda. Kemudian saat usia menginjak masa tua, gaya hidup sehat harus menjadi perhatian serius yang tidak boleh diacuhkan. Berbagai tips atau rahasia hidup tetap sehat dapat dengan mudah dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Tips kesehatan, Berikut ini 7 rahasia agar tetap sehat dan terhindar atau jauh dari penyakit di masa tua :
  1. Rutin Berjalan Kaki Di Pagi Hari. Saat usia mulai menua tentulah aktivitas fisik mulai berkurang. Kita tentu jarang sekali melihat orang tua yang bisa berlari-lari beberapa meter saja. Namun tidak usah khawatir, berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit setiap pagi merupakan salah jenis olahraga ringan yang menyehatkan bagi anda yang menginjak usia tua.
  2. Tidur Lebih Awal Di Malam Hari. Tidur dimalam hari sangat penting bagi semua orang terlebih jika usia anda mulai menua. Buatlah kamar tidur anda senyaman dan sehangat mungkin agar dapat tidur lebih lelap dan nyenyak seperti mematikan lampu kamar dan mengosongkan pikiran agar cepat tertidur serta matikan televisi atau menjauhkan handphone dari jangkauan anda.
  3. Konsumsi Buah-Buahan Dan Aneka Sayuran Sehat. Kebutuhan berbagai nutrisi dan vitamin harusnya menjadi perhatian serius saat usia seseorang bertambah tua. Aneka buah dan sayuran hijau sangat baik untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan berbagai vitamin serta serat yang diperlukan oleh tubuh anda.
  4. Selalu Mencoba Hal-Hal Baru.  Seiring bertambahnya usia, maka kemampuan memori atau mengingat otak secara otomatis mulai menurun. Mengisi teka-teki silang, berjalan ke rute yang belum pernah dilewati dan mencoba melakukan aktivitas yang belum pernah dilakukan dapat melatih dan mengasah kemampuan otak untuk mulai aktif lagi.
  5. Mengontrol Tingkat Stres Agar Tidak Semakin Meningkat. Menginjak usia tua tentulah sangat mungkin mulai merasa kesepian dan ditinggalkan oleh orang-orang yang dicintai. Hal ini dapat memunculkan tingkat stres dan depresi pada diri anda. Solusinya, bersosialisasilah dengan tetangga atau teman-teman baru maupun tergabung pada sebuah komunitas yang anda senangi.
  6. Mulai Melakukan Aktivitas Atau Hobi Yang Anda Sukai. Masa tua atau masa pensiun tentulah banyak waktu luang yang anda miliki. Anda dapat mengsinya dengan berbagai aktivitas dan kegiatan yang menyehatkan seperti berlibur ke tempat-tempat yang indah atau melakukan hobi yang anda sukai tanpa takut terganggu oleh siapapun.
  7. Berpikiran Positif Saat Usia Mulai Menginjak Masa Tua. Dalam hal ini, jangan biarkan berbagai pikiran negatif meracuni pikiran anda. Gunakanalh masa tua untuk membahagiankan orang orang disekitar anda. Sehingga anda juga dapat hidup tenang dan bahagia di tengah-tengah masyarakat atau lingkungan yang anda tempati.
Sumber :http://intips-kesehatan.blogspot.com/2014/05/rahasia-tetap-sehat-masa-tua.html

Posted in | Leave a comment

Usia Pensiun Lebih Baik Naik atau Turun?

Pemerintah Jerman mengumumkan penurunan usia pensiun menjadi 63 tahun dalam kasus-kasus tertentu. Tidak semua orang senang dengan hal itu. Para pakar mengkritik langkah tersebut sebagai kebijakantidak bertanggung jawab.
Meningkatnya usia harapan hidup dan perubahan demografis di negara-negara industri berpengaruh pada banyaknya warga usia lanjut yang menganggur. Di lain sisi, juga berarti, akan semakin sedikit orang-orang muda yang membayar dana kas pensiun bagi lanjut usia. Dalam sistem sosial di Jerman misalnya, gaji kaum pekerja disisihkan untuk membayar dana pensiun ke negara.
Salah satu solusi untuk dilema ini: menaikkan usia pensiun

Itulah yang disarankan politisi Jerman yang duduk di Komisi Eropa, Günther Oettinger: "Kita harus diskusikan usia pensiun baru itu pada umur 70 tahun," kata Oettinger kepada media Jerman, Die Welt: "Kita harus mempersiapkan orang untuk masa kerja lebih lama."
Salah satu alasan yang dikemukakan Oettinger adalah karena kurangnya pekerja berkualitas dalam beberapa bidang, seperti teknologi. Tapi harapan hidup juga memainkan peran penting dalam argumennya untuk menaikkan usia pensiun.

Direktur Institut Pensiun di Cass Business School-London, David Blake telah meneliti kebijakan pensiun selama tiga dekade: "Harapan hidup telah meningkat sekitar 2,5 tahun per dekade di negara-negara di Uni Eropa selama 150 tahun terakhir," katanya. "Sejak akhir tahun1940-an, usia pensiun kira-kira sama, yakni 65 tahun. Tapi kini harapan hidup masyarakat sudah naik sebesar 10 atau 12 tahun."

Namun, pemerintah Jerman tampaknya tidak setuju. Partai Uni Kristen Demokrat CDU dan Partai Sosial Demokrat SPD memutuskan menurunkan usia pensiun turun ke 65-63 tahun - jika seseorang telah membayar dana pensiun ke negara selama 45 tahun.

Tidak ada serikat pensiun

Di lain pihak, Juru bicara bidang ekonomi untuk Partai Hijau di parlemen Uni Eropa, Sven Giegold lebih khawatir tentang jumlah uang pensiun yang diterimadari generasi mereka ketika memasuki masa pensiun: "Masalah yang paling mendesak adalah bahwa semakin banyak pensiunan hidup dalam kemiskinan," kata Giegold kepada DW. Dengan menurunkan usia pensiun, tidak akan menyelesaikan masalah itu, ungkapnya.

Yang juga membuat Giegold jengkel adalah bahwa Komisi Eropa harusnya tidak terlibat sama sekali dalam urusan itu: “Kebijakan pensiun Jerman bukan urusan Komisi Eropa ," tandasnya.
Usia pensiun merupakan isu nasional, yang kebijakannya berbeda dari satu negara anggota Uni Eropa dengan negara lainnya. Pada tahun 2009, usia pensiun bagi perempuan di Slovakia adalah 57,5 tahun. Di Swedia, pekerja hanya bisa pensiun pada usia 67 tahun.

Tanggung jawab sosial

Beberapa anggota parlemen Uni Eropa telah menyuarakan dukungan mereka terhadap gagasan pensiun di usia 70 tahun.
Ekonom Inggris David Blake mengatakan, "Masalah dengan pensiun adalah urusan spesifik setiap negara. Ini dibangun dari parktik-praktik sosial masing-masing negara secara historis."

Yang penting, adalah dalam menjaga keseimbangan yang adil antara penyediaan dana pensiun bagi orang-orang di usia tua dengan beban generasi muda, demikian ditekankan Blake. Dia khawatir bahwa menurunkan usia pensiun seperti yang tengah dilakukan Jerman bisa menginspirasi negara-negara tetangga untuk melakukan hal yang sama. Menurut Blake: "Mengurangi usia pensiun menjadi 63 tahun tidak bertanggung jawab secara sosial pada masyarakat."
Sumber :  http://www.dw.de/usia-pensiun-lebih-baik-naik-atau-turun/a-17591335

Posted in | 1 Comment

Urgensi Memperbaiki Sistem Pensiunan Indonesia

Kualitas bantuan bagi mereka yang pensiun di Indonesia sudah diperbaiki tahun lalu, tetapi semakin banyak yang harus dilakukan untuk menangani kelemahan yang mendasar dalam sistem, termasuk bantuan bagi kelompok yang termiskin.
NERACA
Meskipun terdapat kemajuan, namun semakin banyak bantuan dibutuhkan bagi rakyat miskin, demikian menurut analisis pakar yang disampaikan Mercer.
Berdasarkan temuan Indeks Pensiun Global Mercer Melbourne (MMGPI), Indonesia meningkat dari 42,0 pada tahun 2013 menjadi 45,2 pada tahun 2014. Tren kenaikan ini terutama disebabkan oleh pengakuan negara tentang usia minimum untuk mendapatkan manfaat. Semua perbaikan yang signifikan ini diperlukan untuk menanggulangi pencakupan dan keberlanjutan sistem yang ada pada saat ini.
MMGPI mengukur 25 sistem penghasilan pensiun terhadap lebih dari 50 indikator di bawah sub-indeks kecukupan, keberlanjutan, dan integritas. Sistem pensiun Indonesia masih terus diperingkatkan sebagai "D" dalam pengakuan sebagian kelengkapan yang diinginkan, tetapi juga dipandang sebagai kelemahan utama lainnya menurut Neil Narale, Pemimpin Bisnis Pensiun ASEAN Mercer.
Dia menjelaskan, Indonesia mendapat nilai tinggi dalam integritas sistem pensiun, yang menunjukkan regulasi yang kuat atas pengaturan dan perlindungan manfaat karyawan. Namun demikian, dengan memperbaiki tingkat minimum bantuan bagi orang miskin, memperbaiki regulasi rencana pensiun swasta dan menangani masalah mengenai perkiraan lama hidup yang lebih panjang akan membantu menaikkan nilai di waktu mendatang.
Kelayakan sistem Pensiun
Denmark masih tetap menduduki posisi puncak pada tahun 2014 dengan nilai keseluruhan 82,4.  Sistem pensiun Denmark terdanai dengan baik dengan cakupannya yang juga baik, tingkat aset dan kontribusi yang tinggi, penyediaan manfaat yang memadai serta sistem pensiun swasta dengan regulasi yang dikembangkan, merupakan alasan utama Denmark mencapai peringkat puncaknya.
MMGPI kembali menemukan bahwa tidak ada sistem sempurna yang dapat diterapkan secara universal di seluruh dunia, tetapi ada banyak fitur umum yang dapat digunakan bersama untuk mendapatkan hasil yang lebih baik bagi setiap orang.  MMGPI sekarang meliputi 25 negara dan mendekati 60% dari penduduk dunia.  MMGPI sudah tumbuh dari 11 negara pada tahun 2009 dan merupakan perbandingan sistem pensiun paling komprehensif secara global.
Professor Deborah Ralston, Direktur Eksekutif ACFS mengatakan perluasan Indeks mencerminkan fakta bahwa sebagian besar negara tengah bergulat dengan efek sosial dan ekonomi penduduk yang berangsur menua, dan perbandingan global dapat menuntun ke pelajaran global bagi pemerintah, industri dan akademisi tatkala mereka berdebat tentang cara terbaik untuk memberikan bekal bagi penduduk yang semakin lanjut usianya.
"Walaupun tiap sistem penghasilan pensiun negara mencerminkan riwayat yang unik, namun terdapat sejumlah tema yang umum tatkala sekian banyak negara menghadapi masalah yang serupa dalam beberapa puluh tahun ke depan, dan Indeks ini bertujuan untuk menyoroti solusi terbaik, dan menggunakannya bersama secara global. Alangkah menyenangkan saat mengamati nilai rata-rata semakin meninggi seiring waktu, yang mengemukakan bahwa reformasi pensiun di seluruh dunia memiliki efek positif.  Nilai rata-rata untuk 14 negara pada tahun 2010 yaitu 61,7 dibandingkan dengan 64,3 untuk negara yang sama pada tahun 2014," kata Professor Ralston.
Pengaturan yang baik menentukan keberhasilan di dunia yang terus berubah. Di luar peringkat Indeks, MMGPI 2014 memerhatikan pentingnya kepercayaan dan transparansi dalam sistem penghasilan pensiun.
Menurut Mr. Narale, pemikulan pertanggungjawaban untuk menjamin keamanan finansial di masa pensiun bergeser dari tanggung jawab Negara dan perusahaan kepada individu di banyak negara.  Kecenderungan ini akan terus berlangsung karena harapan hidup yang lebih lama terus meningkat dan banyak pemerintah yang mengurangi pengeluaran per kapita pada penduduk mereka yang berusia lanjut.  Pergeseran ini berarti, bahwa komunikasi kepada para anggota semakin penting atau lebih diawasi oleh para anggota, pembuat regulasi, perusahaan yang memberikan pekerjaan, kelompok konsumen, politisi dan media.
"Menjamin keterbukaan dan kepercayaan individual menjadi semakin penting. Jika Anda kehilangan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pensiun; Anda berisiko kehilangan efektivitas sistem tersebut,” kata Mr. Narale.
Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah, para pembuat regulasi dan industri keuangan harus menjamin kerangka kerja pengaturan dan praktik yang baik, yang mengedepankan komunikasi yang teratur dan mudah dipahami, proyeksi manfaat yang jelas, dan akses ke informasi komparatif dengan cara efisiensi biaya.

"Industri pensiun harus mengembangkan metode efisien yang transparan dengan cara yang bermakna dan relevan bagi semua pemangku kepentingan.  Sekarang, tidak ada lagi alternatif," tutur dia.

Sumber : http://www.neraca.co.id/keuangan/46549/Urgensi-Memperbaiki-Sistem-Pensiunan-Indonesia/4



Posted in | Leave a comment

Resiko dan manfaat memulai bisnis setelah pensiun (disampaikan pada Work Shop untuk Petrokimia )

Saya memang belum mengalami pensiun, tetapi diminta untuk memberikan intermezzo untuk yang mau pensiun, memang untuk admin, pensiun ditetapkan bagi karyawan yang akan memasuki usia 56 tahun, satu (1) sebelumnya ada masa persiapan pensiun, masa-masa inilah siapapun yang akan pensiun akan merasa tak berguna, yang menjadi inti work shop adalah bagaimana setelah tidak bekerja lagi alias pension. Saya mengambil inisiatif untuk materi Work Shop adalah “Resiko dan Manfaat Memulai Bisnis Setelah Pensiun” Menurunnya penghasilan serta kebutuhan financial yang masih cukup tinggi setelah pensiun, membuat para pensiunan berpikir untuk memulai bisnis setelah pensiun. Mungkinkah seorang pensiunan baru mulai business, sedang kondisi fisik dan kesehatan sudah menurun, walaupun tidak dapat dipungkiri banyak para pensiunan merasa masih energik dan potensial untuk berkarya.
Rata – rata seorang pensiunan di Indonesia menghadapi tiga hal secara bersamaan, menurut Adi Waluyo dan Sukatna Panca. M, kusulitan financial, post power syndrome, dan menurunnya kesehatan secara dratis.
Pada masa sibuk dan aktif bekerja, tidak akan terpikirkan, persiapan yang perlu dipersiapkan jika pensiun, baik dari segi mental maupun financial. Menjadi trendsetter saat ini, perusahaan atau instansi pemerintah memberikan pelatihan atau training entrepreneur karyawannya sebelum pensiun. Ini merupakan terobosan yang bagus, tetapi akankah semudah itu mengubah mindset seseorang, dari mental karyawan menjadi mental entrepreneur.
Ada beberapa strategi perlu dicermati untuk memulai bisnis setelah pensiun,
1.Memulai bisnis , jauh sebelum pensiun.
Ini bukanlah patokkan harga mati, banyak juga para karyawan memulai bisnis di masa muda.
Mengapa bisnis harus dirintis jauh sebelum pensiun, pertimbangannya mengubah mindset dari karyawan ke entrepreneur tidak semudah membalikkan tangan. Membangun bisnis merupakan keniscayaan, bisa sukses atau gagal. Butuh proses yang panjang untuk mencapai keberhasilan. Idealnya para pensiunan tidak menggantungkan penghasilan sepenuhnya pada bisnis yang sedang dibangun.
Apa yang dijalankan oleh Suhadi Sukama, bisa menjadi refensi bagi para pensiunan. Suhadi telah mempersiapkan jauh hari sebelum pensiun. Ia menekuni dunia agrobisnis. Selama ia bekerja di BUMN Indonesia, telah mempelajari budi daya ayam ras, itik, serta uji coba bertanam sayur, tanaman hias dan sebagainya. Kini dibawah bendera Eka Agro Rama, ia menggeluti bisnis terintegrasi penanaman kopi, vanili, tanaman jati dan ternak domba. Seharusnya bisnis sudah dirintis jauh – jauh sebelumnya.
Bagaimana dengan para pensiunan yang baru memulai bisnis setelah pensiun, mungkinkah! Tidak ada sesuatu hal yang tidak mungkin di dunia ini, namun ada hal – hal yang perlu dicermati bagi para pensiunan yang baru pertama kali memulai bisnis setelah pensiun. Siap untuk berproses, siapkan mental untuk sukses dan gagal. Menurut Robert T. Kyosaki, penulis buku, Poor Dad and Rich Dad” , bahwa memulai bisnis, seperti terjun dari pesawat tanpa parasit. Kita harus menciptakan parasit pada saat terjun, jika gagal, pastilah jatuh. Ingin mulai lagi, naik pesawat kemudian terjun lagi, sampai berhasil. Kapan keberhasilan itu akan di dapat, inilah yang perlu dipersiapkan untuk para pensiunan, waktu itu tidak terbatas. Mampukah para pensiunan menghadapi tantangan ini.
2. Manfaatkan potensi diri dan gunakan modal minimal.
Tidak dapat dipungkiri bahwa mindset seorang karyawan belum berubah pada saat menapaki dunia pensiun. Sangat tergantung pada gaji bulanan, konsumsitif, cenderung membelanjakan pada hal – hal yang kurang diperlukan. Mulailah dengan modal yang minimal, berhentilah berangan – angan memperoleh keuntungan besar di awal usaha. Galilah potensi diri, hubungkan dengan hobby yang biasa dilakukan sehari – hari. Kembangkan menjadi bisnis. Mungkin pengalaman Esrin bisa menjadi inspirasi kita, ia pensiunan salah satu Departemen di lingkungan Pemerintah. Hobbynya sungguh menggelitik, menyulam. Walaupun yang ditekuni selama bekerja sebagai programmer, tetapi hobbinya jauh berbeda. “ Passion saya ada di sulam menyulam. Hidup serasa bersemangat apabila melakukan kegiatan tersebut”, urainya dengan penuh antusias. Nyaris tanpa modal, cenderung minimal. Esrin hanya membeli kain kemudian menyulamnya menjadi
ornamen ornamen yang cantik, sehingga mempunyai nilai jual tinggi. Bahkan para pelanggannya membeli dan membawa kain sendiri, tinggal esrin merancang design dan menyulamnya. Esrin merekrut beberapa karyawan setelah dilatih beberapa saat. Walaupun keuntungan dan penghasilan tidak begitu besar, namun membuat Esrin sangat bahagia untuk mengisi hari – hari pensiunnya.
Bahkan Esrin sempat menelorkan beberapa buku berkaitan dengan sulam menyulam, yang sempat direspon positip oleh masyarakat. Dari hobi berkembang bisnis, modal minimal, namun secara psikologis sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa, semangat hidup serta membuat hidup esrin merasa berarti, karena dapat memberikan lapangan pekerjaan pada orang lain.
3. Hindari Post Power Syndrome, bekerja sesuai kemampuan.
Gejala umum pasca pensiun adalah Post power syndrome dan menurunnya kesehatan secara dratis. Perasaan tidak berguna dan merasa tidak ada yang mengacuhkan lagi adalah gejala ikutan para pensiunan. Apabila perasaan tersebut tidak diantisipasi dini, akan mempengaruhi kesehatan yang cenderung telah menurun di usia pensiun. Memulai bisnis di usia pensiun, tidak harus menjadi milyuner atau jutawan, tetapi minimal potensi diri termanfaatkan dengan baik. Mempunyai skill dan pengalaman di bisnis yang digeluti sangatlah diperlukan, karena sangat mempengaruhi bisnis yang akan dikembangkan. Hindari memperkerjakan karyawan di awal memulai bisnis, untuk menghindari pembengkakan modal. Kerjakan sesuai kemampuan dan kesehatan anda. Hindari bekerja terlalu keras, karena power anda tidak sekuat muda dahulu. Pilihan bisnis yang akan ditekuni di saat pensiun, sangat menentukan jalan hidup anda. Pemilihan bisnis yang keliru, membuat stress Anda bertambah, modal habis tak berbekas, akhirnya mempengaruhi kesehatan Anda. Pilihan bisnis yang sesuai dengan pengalaman dan skill Anda, sehingga anda merasa bermanfaat bagi keluarga, lingkungan dan masyarakat. Perasaan Post power syndrome pun secara bertahap akan hilang.
4. Manfaatkan jaringan Anda.
Pemasaran atau promosi produk adalah hal yang sangat penting dalam berbisnis. Para pebisnis senior rela mengeluarkan budget jutaan untuk memasarkan produk baru. Tujuan pemasaran, disamping membangun brand image juga pengenalan produk, sehingga orang mempunyai keinginan untuk membelinya. Membangun brand image dilakukan secara terus menerus disamping senantiasa harus menjaga kualitas produk. Bagi para pensiunan yang baru memulai bisnis, memang perlu untuk pemasaran produk ini, tetapi seyogyanya menggunakan modal se efisien mungkin. Pensiunan pejabat, sangat dimungkinkan untuk memanfaatkan jaringan pada masa aktif bekerja dahulu. Upayakan untuk mengkoleksi kembali nama, alamat dan nomor handphone rekan rekan lama atau relasi anda dahulu, rangkumlah menjadi satu database. Kecanggihan teknologi telekomunikasi dapat dimanfaatkan untuk mengontak kembali dan mengenalkan produk yang Anda jual. Sebarkan brosur seluas mungkin, untuk menjaring customer baru. Layani customer Anda dengan sepenuh hati dan tanggapi keluhan mereka. Dengan demikian customer merasa dihargai. Langkah – langkah tersebut diatas akan memberikan dampak pada kehidupan Anda secara keseluruhan. Anda merasa dibutuhkan, merasa tidak kehilangan pekerjaan dan merasa bermanfaat bagi orang banyak.
5. Merekrut karyawan apabila benar – benar membutuhkan.
Merekrut karyawan baru perlu dipertimbangkan, apabila customer Anda mulai berkembang dan permintaan produk semakin banyak. Kepentingan ini dikaitkan dengan kesehatan dan tenaga para pensiunan yang mulai menurun, dan tidak mampunya memenuhi permintaan customer yang meningkat. Perlu dicermati merekrut karyawan mempunyai resiko, harus memberikan upah dan kesejahteraan lainnya. Pertimbangkan untuk sistim pengupahannya. Seyogyanya tidak diberikan upah bulanan, tetapi sesuai target produk yang dihasilkan.
Sumber :  http://blog.stie-mce.ac.id/tita/2014/09/29/resiko-dan-manfaat-memulai-bisnis-setelah-pensiun-disampaikan-pada-work-shop-untuk-petrokimia/

Posted in | Leave a comment

Tempat Pensiun Terbaik di Dunia

  Ilustrasi penduduk tua yang sudah pensiun dari pekerjaan. (Getty Images/Daniel Berehulak)

New York, CNN Indonesia -- Semua orang ingin menikmati masa pensiun dengan tenang. Namun, negara manakah yang terbaik untuk seorang pensiunan berdasarkan standar masyarakat Eropa dan Amerika Serikat?

Ekuador dinilai sebagai negara yang paling bagus untuk melanjutkan masa pensiun. Berdasarkan sistem penilaian yang dilakukan InternationalLiving.com, hal itu didukung iklim yang hangat dan keuntungan-keuntungan menyenangkan lainnya.

Negara di kawasan Amerika Selatan itu memuncaki indeks pensiun global paling tinggi dari 25 negara yang terbaik. Ekuador memiliki poin tertinggi untuk biaya hidup, hiburan, iklim, dan fasilitas.

Di peringkat selanjutnya adalah Panama, Meksiko, Malaysia, dan Kostarika. Ada delapan kriteria yang ditentukan situs itu untuk menunjukkan sebuah negara adalah tempat yang baik untuk menikmati masa pensiun.

"Tempat pensiun terbaik dunia untuk 2015 tidak lagi didasari atas lanskap dari Asia, Amerika Latin, hingga Eropa, tetapi mereka yang memiliki aset-aset tertentu," kata eksekutif INternationalLiving.com, Jennifer Stevens. "Mereka yang aman, menawarkan nilai yang baik dan tempat yang anda dapt menyatu dengan mudah."

Skor untuk Ekuador adalah 92,7 dari 100 poin.

Editor senior di situs tersebut Dan Prescher mengatakan nilai perumahan yang terdapat di Ekuador adalah yang terbaik dan sesuai dibanding tempat mana pun di dunia.

Malaysia yang menempati peringkat tertinggi di Asia dinilai memberi kenyamanan karena kemudahan untuk menyatu, kelengkapan fasilitas, dan hiburan, serta biaya murah untuk hidup lebih baik. Selain itu, Thailand juga menjadi pilihan untuk membutuhi kebutuhan ketenangan seorang pensiunan.

Untuk lokasi pensiun yang memiliki skor paling tinggi di Eropa adalah  Spanyol dan Portugal. Iklim yang hangat, infrastruktur, kebudayaan, hingga jaminan dan sistem kesehatan yang murah namun menjadi salah satu yang terbaik versi organisasi kesehatan dunia (WHO). Semua itu menjadikannya negara yang cocok untuk pensiun.
(kid/kid)
Sumber  :  http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150103042934-284-22117/tempat-pensiun-terbaik-di-dunia/


Posted in | Leave a comment

Inilah 5 Negara Paling Nyaman Di Dunia Untuk Para Pensiunan, Malaysia Termurah Di Asia

Bisnis.com, NEW YORK - Mencari tempat yang aman dan terjangkau untuk hidup bagi para pensiunan?
Dengan iklim yang hangat, harga perumahan yang terjangkau dan warga yang ramah, Ekuador disebut sebagai negara terbaik untuk pensiun oleh InternationalLiving.com.
Negara Amerika Selatan yang berbatasan dengan Kolombia dan Peru itu memiliki nilai teratas dalam indeks pensiun global tahunan dari website tersebut, mencetak poin tinggi untuk biaya hidup terjangkau, hiburan dan fasilitas.
Selanjutnya adalah Panama, Meksiko, Malaysia dan Kosta Rika, menjadi lima negara dalam indeks yang terlihat di delapan kriteria untuk menentukan negara terbaik untuk pensiun.
"Tempat pensiun paling enak di dunia pada 2015bergeser dari Asia ke Amerika Latin ke Eropa, tetapi mereka berbagi aset tertentu," kata Jennifer Stevens, editor eksekutif InternationalLiving.com.
"Mereka aman, menawarkan nilai yang baik dan tempat-tempat Anda dapat menetap dengan relatif mudah," tambahnya dalam pernyataan yang mengumumkan hasilnya.
Ekuador mencetak 92,7 dari 100 poin, dengan nilai tertinggi untuk iklim, biaya sewa atau membeli properti dan diskon pada penerbangan, transportasi umum dan utilitas yang ditawarkan oleh pemerintah untuk pensiunan.
Panama dianggap sebagai tujuan terbaik di Amerika Tengah dan menawarkan visa Pensiunan, yang tersedia bagi siapa saja dengan pensiun seumur hidup lebih dari US$1.000. Visa menawarkan diskon pada layanan kesehatan, hiburan, makanan, harga tiket pesawat, serta listrik dan tagihan telepon.
Malaysia, negara pensiun terbaik di Asia, mendapatkan skor tinggi untuk kemudahan pas di hiburan dan fasilitas, serta biaya hidup yang rendah. Makanan dengan sebotol anggur bisa dibeli US$5 dan kunjungan ke dokter hanya US$15.
Di Eropa, peringkat keenam adalah Spanyol berkat iklim yang hangat dan rendahnya biaya hidup dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Spanyol mencetak nilai tertinggi untuk infrastruktur, sistem perawatan kesehatan yang diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai salah satu yang terbaik di dunia, dan hiburan.
Kemudian Portugal berada di posisi 9, diikuti oleh Thailand, yang memenangkan poin untuk biaya kesehatan yang rendah, budaya dan perumahan yang terjangkau.
Sumber :  http://kabar24.bisnis.com/read/20150103/79/387520/inilah-5-negara-paling-nyaman-di-dunia-untuk-para-pensiunan-malaysia-termurah-di-asia

Posted in | Leave a comment

Selamat Tahun Baru 2015

Semoga Tahun 2015 jauh lebih baik dari tahun tahun sebelumnya

Posted in | Leave a comment